Tanggal : WIB
Banner1
Januari 27 2017 Read 227 times

PANDEGLANG.- Pemerintah Kabupaten Pandeglang bekerjasama dengan UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) yang ditandai dengan Penandatangan MoU, di Gedung Garuda Pendopo, Senin (23/01). Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita berharap dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan yang ada di Pandeglang,

“Kabupaten Pandeglang memang masih belum terdepan dalam mutu Pendidikan nya, tapi kita (Pemkab) akan terus bertekad meningkatkanya , diharapkan dengan adanya kerjasama ini kedepan kita akan menjadi daerah yang mempunyai kualitas Pendidikan yang baik di Provinsi Banten”, Ungkapnya.

Bupati melanjutkan kerjasama dilakukan bukan hanya perguruan tinggi di luar Pandeglang, bahkan di perguruan tinggi local pun kami sudah bekerjasama. “Dalam penanganan Pendidikan kami memang ingin sekali bekerjsama dengan UPI, ini dilakukan dalam bentuk kesiapan mengahdapi Masyarakat ekonomi Asean (MEA), saya berharap apabila ada Program unggulan di UPI, kami akan mengadopsi di Pandeglang,” lanjutnya

Sementara itu rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon menjelaskan kerjasama ini merupakan bukan hanya ceremoni belaka UPI akan terus mengkaji segala sesuatu kekuarangan apapaun di kabupaten ini. “Pembinaan guru akan terus dilakukan, sudah ada beberapa Negara di Dunia ini yang menangani kualitas guru bahkan di beberapa Kabupaten Kota di Indonesia pun sudah, oleh karena itu di Pandeglang kita akan terus meningkatkan kualitas guru, semoga kerjsama ini akan terus ditingkatkan demi kemajuan Pendidikan di Negeri ini, khususnya di Pandeglang”, jelasnya

April 27 2017 Read 153 times

PANDEGLANG.- Pendidikan Wawasan Kebangsaan yang di adakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang diikuti oleh masyarakat baik dari Pemuda/pemudi, tokoh masyarakat maupun perangkat desa Sukasari Kecamatan Pulosari ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik yang Olh Kepala Badan Kesbangpol Firman Abdul Kabir, Kamis(27/04).

Acara yang juga dihadiri oleh Kasdim 0601, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Kapolsek, Danramil dan seluruh aparat Kecamatan Pulosari.

Dalam sambutannya Plh Kepala badan Kesbangpol menggatakan pelatihan ini diharapakan bukan hanya ceremonial belaka melainkan dapat menciptkan pemahaman wawasan dan komptensi bagi masyarakat dan aparatur desa dalam menjalankan pemerintahan,

“Semoga dapat pendidikan ini dapat meningkatnya pemahaman dan pengetahuan tentang semngat dan  nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara agar menumbuhkan cina terhadap tanah airnya sendiri”, Ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa dalam kelancaran pelaksanaan tugas aparatur pemerintah desa tidak hanya cukup menguassai teknis atau aturan penyelanggaraaan pemerintahan saja. “Di desa, baik masyarakat ataupun  aparatur pemerintahan desa perlu sekaloi dibekali nilai –nilai wawasan kebangsaan kesadaraan disiplin, dan intregritas yang tinggi”, sambungnya

Sementara itu Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol menjelaskan tujuan pendidikan ini diharapkan mampu menignkatkan prasa persatuan dan kesatuan. “Kegiatan ini dilaksanakan sehari, sebagai narasumber kita mendatangkan dari Komisi I DPRD Pandeglang, ada dari Kapolres, dan Kodim juga, masyarakat yang diundang berasal dari Unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, Pemuda, aparatur Desa, TP PKK desa Sukasari”

Januari 23 2018 Read 73 times

PANDEGLANG.- Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita melantik sebanyak 108 Kepala Desa terpilih se-Kabupaten Pandeglang di Pendopo, Selasa(22/01). Dalam amanatnya Bupati menyampaikan Kepala Desa yang baru dilantik untuk dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa dan mampu mencari solusi terhadap permasalah di Desa,

"Para kepala desa yang terpilih saat ini harus langsung bekerja, jangan terlena dengan kemenangan.  Masyarakat menanti pemimpinan barunya dengan sejuta harapan," tegasnya.

Bupati melanjutkan, saat ini setiap desa mendapatkan kucuran dana desa yang cukup besar untuk digunakan sebaik baiknya untuk pembangunan desa, katanya, anggaran yang cukup besar tersebut tidak menjadikan desa terlena dan menjadi ketergantungan,

"Anggaran yang ada agar dimanfaat oleh desa terhadap hal hal yang dapat menunjang dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes)yang akhirnya berdampak signifikan terhadap kemandirian desa, kedepankan prinsip tepat guna, tepat sasaran , transparansi dan akuntabel", Lanjutnya.

Halaman 2 dari 4

PIAGAM AUDIT INTERNAL