Tanggal : WIB
Banner Hari Korpri
Januari 23 2018 Read 118 times

PANDEGLANG.- Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita melantik sebanyak 108 Kepala Desa terpilih se-Kabupaten Pandeglang di Pendopo, Selasa(22/01). Dalam amanatnya Bupati menyampaikan Kepala Desa yang baru dilantik untuk dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa dan mampu mencari solusi terhadap permasalah di Desa,

"Para kepala desa yang terpilih saat ini harus langsung bekerja, jangan terlena dengan kemenangan.  Masyarakat menanti pemimpinan barunya dengan sejuta harapan," tegasnya.

Bupati melanjutkan, saat ini setiap desa mendapatkan kucuran dana desa yang cukup besar untuk digunakan sebaik baiknya untuk pembangunan desa, katanya, anggaran yang cukup besar tersebut tidak menjadikan desa terlena dan menjadi ketergantungan,

"Anggaran yang ada agar dimanfaat oleh desa terhadap hal hal yang dapat menunjang dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes)yang akhirnya berdampak signifikan terhadap kemandirian desa, kedepankan prinsip tepat guna, tepat sasaran , transparansi dan akuntabel", Lanjutnya.

Februari 04 2018 Read 470 times

PANDEGLANG.- Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita mengajak masyarakat agar terus mengembangkan pangan lokal, menurutnya kosumsi pangan lokal harus ditingkatkan dan menjadi ketergantungan dengan mengubah kosumsi nasi menjadi umbi-umbian,

"Saat ini salah satu hambatanya adalah merubah pola pikir masyarakat yang menilai kalau belum makan nasi sama saja belum makan, maka dari itu ada gerakan 'isuk isuk ulah dahar kejo', umbi umbian seperti Talas Beneng yang saat ini di launching, makanan tersebut bisa membuat perut kenyang, kaya akan serat dan vitamin, tidak mengandung gula sangat baik untuk kesehatan". Hal tersebut dikatakan saat menghadiri Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu yang di adakan oleh Dinas Ketahanan di Alun-alun Pandeglang, Minggu(04/02).

Event seperti ini merupakan salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memperkenalkan makanan khas Pandeglang ke Provinsi Banten bahkan sampai ke tingkat Nasional,

"Kita yakin, kedepan nya Pandeglang akan menjadi pemasok pangan terbesar di Provinsi Banten, bahkan nasional, tetapi kita mengincar Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) terlebih dahulu yang jumlah penduduk nya saat ini mencapai 24 juta orang Sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pandeglang menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi pangan lokal untuk oleh -oleh khas Pandeglang. "Acara ini diikuti oleh 40 orang Chef hotel se-Provinsi Banten, Kelompok Wanita Tani (KWT), UKM, diharapkan nantinya hotel hotel di Provinsi Banten dapat menyuguhkan pangan lokal di setiap kulinernya serta dapat meningkatkan potensi wisata kuliner khas Pandeglang dan perlu kita ketahui tanpa bahan terigu, ternyata pangan lokal kita lebih menjanjikan dan sehat"Ungkapnya.

Dalam acara ini Juara I untuk kategori Chef di Menangkan oleh Hotel Wisata Baru dengan olahan Abon Sukun, sedangkan untuk Kategori UKM di menangkan oleh Pandaya Singkong Rasa. Hadir dalam acara ini Direktur Buah dan Flora Kementrian Pertanian RI Sarwo Edi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, Ketua MUI Pandeglang KH. Hamdi Ma'ani, serta seluruh kepala OPD Kabupaten Pandeglang.

Februari 15 2018 Read 173 times

PANDEGLANG.- Pemerintah Kota Cilegon bakal mengadopsi kegiatan kampung Keluarga Berencana (KB) di Pandeglang. Hal itu terungkap saat kunjungan Kerja DP3KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Kota Cilegon ke DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Selasa(13/02). DP3KB Cilegon melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang membawa rombongan sebanyak 25 orang antara lain Kepala Dinas, para Kepala Bidang dan para Kepala Seksi.

Kepala DP3KB Cilegon, Heni Anita Susila mengungkapkan, kunjungan kerja mereka merupakan bentuk studi banding guna melihat kegiatan Kampung KB yang sudah dilaksanakan oleh DP2KBP3A Pandeglang, "Kota Cilegon saat ini baru mempunyai sekitar 9 (sembilan) Kampung KB, belum sebanyak di Pandeglang, maka dari itu kami ingin melihat dan mengetahui kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di Pandeglang," katanya.

Ditambahkan DP3KB Cilegon pada 2017 tidak banyak melakukan kegiatan Kampung KB. "Tahun 2018 kami akan melakukan kegiatan lebih banyak dan terintregasi. Kegiatan akan difokuskan pada semua kegiatan kampung KB", ujarnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan merasa bangga dikunjungi jajaran DP3KB Cilegon. "Saat ini Pandeglang telah mempunyai Kampung KB sebanyak 38 tersebar hampir di seluruh kecamatan. Alhamdulilah Kampung KB di Desa Talagasari, Kecamatan Saketi menjadi percontohan se-Provinsi Banten," jelasnya.***

Halaman 3 dari 4

Internal Audit Charter

PETA PANDEGLANG