Tanggal : WIB
Banner1
Februari 04 2018 Read 216 times

PANDEGLANG.- Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita mengajak masyarakat agar terus mengembangkan pangan lokal, menurutnya kosumsi pangan lokal harus ditingkatkan dan menjadi ketergantungan dengan mengubah kosumsi nasi menjadi umbi-umbian,

"Saat ini salah satu hambatanya adalah merubah pola pikir masyarakat yang menilai kalau belum makan nasi sama saja belum makan, maka dari itu ada gerakan 'isuk isuk ulah dahar kejo', umbi umbian seperti Talas Beneng yang saat ini di launching, makanan tersebut bisa membuat perut kenyang, kaya akan serat dan vitamin, tidak mengandung gula sangat baik untuk kesehatan". Hal tersebut dikatakan saat menghadiri Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu yang di adakan oleh Dinas Ketahanan di Alun-alun Pandeglang, Minggu(04/02).

Event seperti ini merupakan salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memperkenalkan makanan khas Pandeglang ke Provinsi Banten bahkan sampai ke tingkat Nasional,

"Kita yakin, kedepan nya Pandeglang akan menjadi pemasok pangan terbesar di Provinsi Banten, bahkan nasional, tetapi kita mengincar Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) terlebih dahulu yang jumlah penduduk nya saat ini mencapai 24 juta orang Sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pandeglang menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi pangan lokal untuk oleh -oleh khas Pandeglang. "Acara ini diikuti oleh 40 orang Chef hotel se-Provinsi Banten, Kelompok Wanita Tani (KWT), UKM, diharapkan nantinya hotel hotel di Provinsi Banten dapat menyuguhkan pangan lokal di setiap kulinernya serta dapat meningkatkan potensi wisata kuliner khas Pandeglang dan perlu kita ketahui tanpa bahan terigu, ternyata pangan lokal kita lebih menjanjikan dan sehat"Ungkapnya.

Dalam acara ini Juara I untuk kategori Chef di Menangkan oleh Hotel Wisata Baru dengan olahan Abon Sukun, sedangkan untuk Kategori UKM di menangkan oleh Pandaya Singkong Rasa. Hadir dalam acara ini Direktur Buah dan Flora Kementrian Pertanian RI Sarwo Edi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, Ketua MUI Pandeglang KH. Hamdi Ma'ani, serta seluruh kepala OPD Kabupaten Pandeglang.

Februari 15 2018 Read 99 times

PANDEGLANG.- Pemerintah Kota Cilegon bakal mengadopsi kegiatan kampung Keluarga Berencana (KB) di Pandeglang. Hal itu terungkap saat kunjungan Kerja DP3KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Kota Cilegon ke DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Selasa(13/02). DP3KB Cilegon melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang membawa rombongan sebanyak 25 orang antara lain Kepala Dinas, para Kepala Bidang dan para Kepala Seksi.

Kepala DP3KB Cilegon, Heni Anita Susila mengungkapkan, kunjungan kerja mereka merupakan bentuk studi banding guna melihat kegiatan Kampung KB yang sudah dilaksanakan oleh DP2KBP3A Pandeglang, "Kota Cilegon saat ini baru mempunyai sekitar 9 (sembilan) Kampung KB, belum sebanyak di Pandeglang, maka dari itu kami ingin melihat dan mengetahui kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di Pandeglang," katanya.

Ditambahkan DP3KB Cilegon pada 2017 tidak banyak melakukan kegiatan Kampung KB. "Tahun 2018 kami akan melakukan kegiatan lebih banyak dan terintregasi. Kegiatan akan difokuskan pada semua kegiatan kampung KB", ujarnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan merasa bangga dikunjungi jajaran DP3KB Cilegon. "Saat ini Pandeglang telah mempunyai Kampung KB sebanyak 38 tersebar hampir di seluruh kecamatan. Alhamdulilah Kampung KB di Desa Talagasari, Kecamatan Saketi menjadi percontohan se-Provinsi Banten," jelasnya.***

Maret 19 2018 Read 165 times

PANDEGLANG.- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemeberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bersama GOW lakukan Bhakti Sosial kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di Desa Terusan Kecamatan Sukaresmi, Senin(19/02).

Tidak hanya itu, PIK Remaja dan Duta Genre juga ikut andil dalam bhakti sosial ini dengan memberikan hiburan serta Trauma Healing Kepada Anak anak. Kepala Dinas DP2KBP3A Raden Dewi Setiani mengatakan Bhakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap para perempuan dan Anak anak di wilayah yang terkena dampak banjir beberapa waktu lalu, katanya Bukan hanya Bantuan materil, bantuan moril juga kami berikan kepada masyarakat di sini.

"Bersama GOW (Gabungan Organisasi Wanita) kami mengajak Duta Genre Provinsi Banten serta PIK Remaja untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan bhakti sosial ini dengan memberikan hiburan kepada anak anak, selain itu Ketua GOW Pandeglang juga memberikan bimbingan pengetahuan tentang bagaimana cara melindungi dan menjaga kesehatan anak pada saat terjadi bencana banjir", jelasnya.

Adapaun lokasi yang dipilih menjadi tujuan bhakti sosial adalah Paud Al-Wasilah dan SDN Sidamukti, sedangkan bantuan sendiri beruapa pakaian untuk anak anak dan dewasa, selimut, makanan, air minum, dan snack. Di tempat yang sama Camat Sukaresmi Atma Djaya berterima kasih atas segala bantuan yang di berikan dinas Dp2kbp3a bersama GOW untuk masyarakat di Desa Terusan ini ia berharap semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat,

"Alhamdulilah dengan hadir nya dp2kbp3a di Kecamatan Sukaresmi mudah mudahan dapat memberikan dampak yang positif untuk masyarakat terutama anak anak yang sangat membutuhkan suatu hiburan dan motivasi untuk kepribadian nya", ungkapnya. Hadir dalam acara ini Ketua GOw Kabupaten pandeglang Hj Titin Enjang Sadina, Camat Sukaresmi Atma Djaya, Sekretaris Camat sukaresmi, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Aslah Suhartono para kepala bidang dp2kbp3a, tokoh Agama dan Masyarakat sekitar, Kepala Desa Terusan.

Halaman 3 dari 4

PIAGAM AUDIT INTERNAL