Tanggal : WIB
HUT RI ke 74
Agustus 09 2019 Read 23 times

Pemeritah Kabupaten Pandeglang Optimis pada tahun 2022 terbebas dari Stunting, Bupati mengatakan dalam penyelesaian Stunting memang tidak dapat secara instan. Namun, dirinya sangat serius untuk melakukan penurunan stunting dengan program terintegrasi dan kesinambungan.

"Upaya kita harus kita perkuat, kita sisir semuanya, bekerja secara masif dari tingkat desa melalui para kader, Puskesmas dan Kecamatan sehingga Insya Allah di 2022 kita bebas stunting, "Katanya saat berikan arahan kepada Peserta dalam Pencanangan Aksi Cegah Stunting yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Pandeglang di S'Rizki, Kamis(08/08).

Bupati mengatakan angka Stunting Kabupaten Pandeglang terbilang cukup tinggi di Provinsi Banten mencapai angka 38,5%,

"Saya berharap ada aksi nyata yang dilakukan sehingga dalam satu tahun kedepan bisa turun 10%.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Raden Dewi Setiani menjelaskan dalam 10 tahun terakhir penanganan Stunting di Indonesia ada perubahan tetapi tidak signifikan, Ia mengungkapkan bahwa penanganan stunting perlu di tangani segera dan harus serius,

“hasil riset kesehatan pada tahun 2018 menunjukan 38% atau sekitar 7 juta balita di Indonesia menderita Stunting, sedangakn di Pandeglang sendiri terdapat 39,5% per Agustus 2018 di umumkan ada sekitar 8203 yang mengalami stunting, sedangkan 1071 mengalami gizi buruk, dalam penanganannya Pemerintah Pusat memasukan dalam Program Prioritas Nasional serta rencana kerja dan meluncurkan Gerakan Nasional Perbaikan Gizi,”.

Ia menambahkan di Kabupaten Pandeglang sendiri, Intervensi Penurunan Stunting yang terintegrasi dilaksanakan nya Proram Gerakan Aksi Rembug Stunting, menurutnya Program tersebut merupakan langkah yang sangat penting yang dilakukan Pemerintah Kabupaten atau Kota,

“tujuan acara ini adalah memastikan terjadi intregrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara Pemerintah Daerah dalam Hal ini OPD dengan sektor, Lembaga, dan Masyarakat, kita akan bersama-sama melakukan sinkronisasi dan berkomitmen dengan sesama OPD, Desa, Lembaga , LSM, Organisasi dan yang lainya,".

Agustus 06 2019 Read 54 times

Bupati Pandeglang Irna Narulita membuka Event Bintang Sains 2019 yang diselenggarakan oleh Radar Banten bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Kompetisi lomba pengetahuan matematika dan sains, bertempat di Gedung Graha Pancasila, Senin (05/8). Dalam pembukaan Event Bintang Sains 2019 Kabupaten Pandeglang dihadiri langsung oleh Direktur Radar Banten Mashudi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang Olis Solihin, Kabag Umum Setda, Dewan Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Ketua HIMPAUDI, Dewan Guru, Ketua PGRI, Korwil se-Kabupaten Pandeglang dan Kapolsek Pandeglang.
Dalam sambutannya Bupati Pandeglang Irna Narulita mendukung penuh kegiatan Bintang Sains 2019 yang diselenggarakan Dindikbud bekerja sama dengan Radar Banten dan Banten Raya TV tersebut. Irna meyakini, lomba ini akan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Pandeglang.. “Kita dukung penuh karena lomba ini positif dan memang harus ada kegiatan seperti ini yang menjadi langkah awal kita memperbaiki kualitas pendidikan di Pandeglang, dengan adanya Bintang Sains 2019 ini untuk menentukan bagaimana kita siap berkompetensi dan bisa membangkitkan kreatifitas, mengasah kemampuan dan keberanian sehingga mudah-mudahan kita bisa mencetak penghargaan-penghargaan tidak tingkat Provinsi saja namun di Tingkat Nasional”. Terpisah, Kepala Dindikbud Kabupaten Pandeglang Olis Solihin mengatakan, Bintang Sains 2019 Kabupaten Pandeglang akan diikuti sekira 6.000 siswa kelas IV dan V sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Pandeglang dari 850 sekolah di 35 kecamatan. Bintang Sains 2019 digelar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, lomba akan mampu mengukur kemampuan siswa dalam pelajaran matematika dan IPA. 
Olis berharap, ajang Bintang Sains 2019 berdampak pada peningkatan minat belajar siswa di Kabupaten Pandeglang sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Pandeglang meningkat. “Lomba yang kita lakukan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Bupati terkait peningkatan kualitas pendidikan,”.

Mei 23 2019 Read 209 times

Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK RI) memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Pandeglang 2018. Predikat WTP tersebut untuk kali Ketiga bagi Pemkab Pandeglang tersebut. Predikat serupa sebelumnya diraih untuk laporan keuangan 2016 dan 2017. Prestasi itu sekaligus menjadi Kado Indah pada Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke 145 yang jatuh pada tanggal 1 April bulan lalu.

 Laporah Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)  tahun anggaran 2018 ini diterima Bupati Pandeglang, Irna Narulita dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Hari Wiwoho, di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Banten Serang Kemarin (22/5).

Bupati Irna Narulita mengatakan, Opini WTP dari BPK tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkab Pandeglang dan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBD. Apalagi, raihan WTP tahun ini untuk kali ketiga berturut-turut. Prestasi itu didapatkan seiring dengan Standar Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) Pandeglang yang sudah berpredikat B.

"Opini WTP ini bukan hasil instan. Namun melalui proses terstruktur dengan mengedepankan pembenahan fungsi dan sistem pengendalian internal ". Ia mengungkapkan, arahan dan catatan dari BPK dari tahun-tahun sebelumnya terus diperbaiki sehingga menurunkan tingkat kesalahan, serta pengelolaan keuangan menjadi semakin efektif dan efisien. " ini juga menunjukkan bahwa roda pemerintahan di Pandeglang telah dikelola secara akuntabel".

 Ia berharap, Pemkab Pandeglang bersama seluruh jajarannya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus konsisten dalam upaya meningkatkan akuntabilitas.

Prestasi yang sudah baik ini kami harap secara konsisten dipertahankan. Sehingga jika pengelolaannya baik, akuntabilitas kinerjanya baik, maka program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Turut mendampingi pada acara tersebut Sekretaris Daerah, para Asda, Inspektur Inspektorat, Setwan Pandeglang serta para Kepala OPD (BPKD, BKD, BP2D, Diskomsantik).

Halaman 1 dari 7

Internal Audit Charter

PETA PANDEGLANG