Satuan Bakti Pekerja Sosial Kunjungi Aida

Aida (16) menyambut hangat saat pewakilan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang menyambangi rumahnya, Rabu (7/4/2021).

Kedatangan Dinsos Kabupaten Pandeglang yang diwakili Satuan Bakti Pekerja Sosial dan Tim Bidang Rehabilitasi Sosial Ahmad Subhan merespon cerita Aida yang sempat viral di media sosial.

“Terima kasih sudah datang,” ucap Aida lirih.
Ahmad menggali cerita sekaligus memverifikasi administrasi kependudukan,  dan bantuan-bantuan program apa saja yang diterima nya serta serta melakukan assement layanan dukungan psikososial. Mengingat anak tersebut ada dalam ranah perlindungan anak dan masuk dalam kategori anak membutuhkan perlindungan khusus (ampk).

Dari percakapan hangat melalui metode layanan dukungan sikossosial yang terbangun didapatkan bahwa Aida yang masih usia  belia dalam mengarungi hidup yang cukup luar biasa dengan apa yang diceritakan dari pengalamannya selama ini. Aida tidak tinggal sebatang kara seperti halnya rame diperbincangkan, dirinya tinggal bersama keponakannya yg masih SD anak dari Kaka nya dan sesekali Kakaknya juga pulang dari tempat bekerja nya di Jakarta. Sesekali Jajang (60) orang tua dari Aida pun melakukan kunjungan untuk melihat anaknya.

Setelah melakukan cek administrasi atas nama Anjanawati kakak dari Aida dengan alamat di Desa Cimanggu tersebut juga sudah menerima dan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta Program Keluarga Harapan yang selama ini selalu diterimanya.

Aida hanya mendapatkan kiriman sebesar Rp 800 ribu per bulan dari kakaknya. Uang itu, harus diatur oleh Aida supaya mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari beserta uang jajan untuk keponakannya.

Sebetulnya, Uwa nya Aida pun kerap menyuruhya untuk menetap di rumah mereka karena kebetulan tidak jauh dari rumah tersebut hanya bersebelahan. Namun, Aida mengaku sudah nyaman tinggal di rumah sendiri walaupun kondisi seadanya.   4d